Sabtu, 21 April 2012

RUMAH SAKIT

RUMAH SAKIT

           
KONSEP RS   =>  - Jaman  Arab Kuno dan  sejarah Islam
                                - Budha  di India
                                - Israel
                                 (dr. yg ada bertindak sebagai pendeta dan
                                   Pemahaman kekuatan magis ).                 

Evolusi Konsep
RS Modern    à berdasarkanKeimanan, Kemanusian, sosial . Tahun 325                            

Kejayaan Kerajaan  à    Kaidah RS Modern 
Asoka di India                     - prinsip Sanitasi             
     273 – 233 SM                 - Pembedahan Seksio Sesaria
           - Penempatan  1 orang dokter untuk
             10  desa 

ROMA                 =>           - Berkembang khusus dikalangan
                                              militer
                                            - Rumah sakit Kristen
   
ARAB                 =>            - Masa Nabi Muhamad  Sistem
( Bagdad, Kairo                     perumahsakitan  yg modern dibentuk
  Damaskus)                           dgn baik. 
  Abad ke 6                          -  telah dibangun RS Jiwa
-  Data klinik dicatat dan dikumpulkan
    utk  pendidikan  kedokteran

Tahun 1929        à      Kongres RS  Internasional yg pertama  

 
  Hospital            =>  kata   Latin  HOSTEL   ( tempat bagi para
                                  Pengungsi   yg sakit , menderita dan miskin
                            => Kata  latin  HOSPITIUM  ( tempat /ruangan
                                 utk menerima tamu )   / Willan 1990
                           => kata Perancis  kuno  dan medieval English yg
                               didefinisikan sbb :
-          Tempat utk istirahat dan hiburan
-          Institusi sosial utk mereka gmembutuhkan akomodasi, lemah dan sakit
-          Institusi sosial  utk pendidikan dan kaum muda
-          Institusi utk merawat yg sakit dan cedera



  Definisi Rumah  Sakit

1.      RS adalah suatu organisasi yg melalui tenaga medis profesional  terorganisir serta sarana kedokteran yg permanen menyelenggarakan pelayanan kedokteran ,asuhan keperawatan, yg berkesinambungan, diagnosis serta   pengobatan penyakit  yg diderita oleh pasien ( American  Hospital  Association ; 1974 ).

2.      RS adalah salah satu sistem  kesehatan yg paling kompleks dan
Paling   efektif di dunia  ( Rowland & Rowland 1984 )

3.      RS adalah tempat dimana orang sakit mencari dan menerima
Pelayanan kedokteran serta tempat dimana pendidikan klinik utk mahasiswa  kedokeran , perawat, dan berbagai tenaga profesi kesehatan lainnya  ( Wolper dan Pena  1987 ).

4.      RS adalah intitusi pelayanan kesehatan yg menyelenggarakan
Pelaynan kesehatan perorangan secara paripurna yg menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat ( UU No. ...tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. )

   Milton  Roemer dan Friedman  menyatakan bahwa  RS
   setidaknya  punya   5 ( lima ) fungsi sbb :

1.        Harus ada pelayanan rawat Inap ,  dgn fasilitas dignostik dan
Terapeutiknya , termasuk pelayanan keperawatan, gizi, farmasi, laboratorium,  Radiologi dsb.
    2.  Harus memeliki peleyanan rawat jalan
    3.  RS juga mempunyai  tugas utk melakukan pendidikan &
         Latihan
    4.  Harus melakukan penelitian
    5. RS punya tanggung jawab  utk program pencegahan penyakit
       dan penyuluhan kesehatan bagi populasi disekitarnya.

                   KARAKTERISTIK ( SIFAT ) RUMAH SAKIT

  1. Sebagian besar tenaga kerja  à tenaga profesional
  2. Tugas kelompok profesional lebih besar dibandingkan tugas kelompok manajerial
  3. Beban kerja tidak bisa diatur
  4. Jumlah pekerjaan dan sifat pekerjaan diunit kerja beragam
  5. Hampir semua kegiatan bersifat urgent/penting
  6. Pelayanan RS sifatnya sangat individualistis, setiap pasen harus dipandang sebagai individu yg utuh, aspek fisisk, mental, sosialkultural dan aspek spiritual harus mendapat perhatian penuh. Pelayanan tidak bisa diberikan secara kodian
  7. Tugas memberikan pelayanan bersifat pribadi, pelayanan harus cepat dan tepat, kesalahan tidak bisa ditolerir
  8. Pelayanan berjalan terus menerus 24jam / erhari akibatnya :
- Keharusan penyediaan tenaga yg selalu siap setiap waktu
         - Keharusan adanya peralatan yg selalu siap ( listrik tdk boleh
           padam
         - Pengawasan yg terus menerus
         - Harus selalu tersedia dana operasional setiap saat
         - Pelayanan bersifat emergency harus segera dilakukan

PEDOMAN  ORGANISASI RUMAH SAKIT
      KETENTUAN  UMUM

1.      Rumah Sakit Umum
            RS yg memberikan pelayanan kesehatan  yg bersifat dasar  spesialistik dan suspesialistik.

      2. Rumah Sakit Umum Pemerintah                  
          RS umum milik Pemerintah baik Pusat, Daerah, Departemen Pertahanan dan keamanan maupun Badan Usaha Milik Negara.                                  

      3.  Rumah Sakit Pendidikan
           RS  Umum  Pemerintah  kelas A dan Kelas B yg di  pergunakan sebagai  tempat pendidikan  tenaga medis oleh Fakultas kedokteran

      4.  Klasifikasi RS Umum                 
           Pengelompokan  RS umum berdasarkan perbedaan tingkatan menurut kemampuan pelayanan kesehatan yg dapat disediakan.

      5.  Pelayanan  Medis Spesialistis Dasar        
           Pelayanan Medis Spesialistis penyakit dalam, kebidanan&Kandungan,  Bedah dan kesehatan Anak.         

      6.  Pelayanan  Medis Spesialistis Luas                 
           Pelayanan  spesialistik dasar ditambah dgn pelayanan Spesialistik   Telinga hidung dan tenggorokan, Mata , Saraf, Jiwa , Kulit & Kelamin   Jantung, Paru , Radiologi, Anestesi, Patologi Klinis, Patologi Anatomi,   Rehabilitasi Medis dan pelayanan speseialistik lain sesuai dgn kebutuhan.     

       7. Pelayayan Medis Subspesialistis Luas     
           Pelayanan subspesialistis disetiap spesialistis yang ada           



M I S I   ,  KEDUDUKAN  , TUGAS , FUNGSI  ,  KLASIFIKASI

1.        RS Umum mempunyai  misi memberikan pelayanan
     kesehatan yang  bermutu dan terjangkau oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan  derajat  kesehatan masyarakat.

2.        Misi khusus RS Umum adalah aspirasi yg ditetapkan dan ingin dicapai oleh pemilik rumah sakit.              

3.        Kedudukan RS umum  ditentukan pada waktu penetapan
Organisasi dan tatakerja dari masing masing rumah sakit yg bersangkutan sesuai dgn peraturan perundang undangan yg berlaku.             
     
4.        RS Umum mempunyai tugas melaksanakan upaya kesehatan secara  berdayaguna dan berhasilguna  dgn mengetumakan upaya penyembuhan  dan pemulihan yg dilaksanakan secara serasi dan terpadu dgn   upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan upaya rujukan. 

5.        Untuk menyelenggarakan  tugasnya Rumah Sakit Umum
Mempunyai    fungsi  :  
a.       menyelenggarakan pelayanan medis
b.       menyelenggarakan pel. penunjang medis dan non medis
c.        menyelenggarakan pel. Dan asuhan keperawatan
d.      menyelenggarakan pelayanan rujukan
e.       menyelenggarakan  pendidikan dan pelatihan
f.        menyelenggrakan penelitian dan pengembangan
g.       menyelenggarakan administrasi umum dan keuangan        

6.        RS  Umum Pemerintah Pusat dan Daerah diklasifikasikan
menjadi   Rumah sakit umum kelas A ,B, C dan D      

7.        RS Umum sebagaimana  pd butir 6 didasarkan  pd unsur pelayanan, ketenagaan, fisik dan peralatan
       
8.        RS Umum kelas A adalah RSU yg mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik paling sedikit 4 (empat ) spesialis dasar, 5 (lima) spesialis penunjang medik, 12 (dua belas ) spesialis  lain dan 13 (tiga belas ) subspesialis.
 
9.        RS Umum kelas B adalah RSU yg mempunyai fasilitas dan kemampuan  pelayanan medik paling sedikit 4(empat) spesialis dasar, 4 (empat ) spesialis penunjang medik, 8
     (delapan ) spesialis lain dan 2 (dua ) sub  spesialistis dasar

10.    RS Umum kelas C  adalah RSU yg mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan  medik paling seikit 4( empat ) spesialis dasar dan 4 ( empat ) spesialis penunjang medik.

11.    RS Umum kelas D adalah RSU yg mempunyai fasilitas dan
Kemampuan pelayanan medik paling sedikit 2 ( dua ) spsesialis dasar.



SUSUNAN ORGANISASI

I.  Susunan Organisasi RS Umum kelas  A terdiri dari :

1.  Direktur   yg dibantu oleh sebanyak banyaknya 4  wakil
     direktur
2. Wadir  Pelayanan Medis
3.  Wadir Penunjang Medis
4. Wadir Pendidikan dan Penelitian
5. Wadir Umum & Keuangan
6. Komite Medis dan Staf Medis Fungsional  (SMF )
7. Dewan Penyantun
8. Satuan Pengawasan Intern

II.  Susunan Organisasi RS Umum kelas  B terdiri dari :

1.  Direktur   yg dibantu oleh sebanyak banyaknya 3  wakil
    direktur
2. Wadir  Pelayanan Medis & Perawatan
3.  Wadir Penunjang Medis  dan Pendidikan
4. Wadir  Wadir Umum & Keuangan
5. Komite Medis dan Staf Medis Fungsional  (SMF )
6. Dewan Penyantun
7. Satuan Pengawasan Intern

III. Susunan Organisasi RSU  Kelas C  terdiri dari :

1.      Direktur
2.      Seksi Keperawatan
3.      Seksi pelayanan
4.      Sub Bagian Kesekretariatan dan Rekam Medis
5.      Sub Bagian Keuangan dan Penyusunan Program
6.      Instalasi
7.      Komite Mesis dan Staf Medis Fungsional
8.      Dewan Penyantun
9.      Satuan Pengawas Intern


                         
IV. Susunan Organisasi RSU  Kelas D  terdiri dari :

1.        Direktur 
2.         Seksi pelayanan 
3.        Sub Bagian Kesekretariatan dan Rekam Medis
4.        Sub Bagian Keuangan dan Penyusunan Program
5.        Instalasi
6.        Komite Mesis dan Staf Medis Fungsional

                   
                          D I R E K T UR
        Mempunyai tugas memimpin, menyusun kebijaksanaan
        Pelaksanaan   membina pelaksanaan, mengkoordinasikan dan
        mengawasi pelaksanaan  tugas rumah sakit sesuai dgn
         peraturan perundang undangan yg berlaku.


                                       I N S T A L A S I     

1.      Instalasi merupakan penyelenggaraan pelayanan medis ,
    penunjang  medis , kegiatan penelitian, pengembangan,
    pendidikan pelatihan dan pemeliharaan sarana rumah sakit
       2. Instalasi dipimpin oleh seorang kepala dalam jabatan
           nonstruktural
       3  Jenis Instalasi disesuaikan dgn kelas dan kemampuan rumah
     Sakit serta kebutuhan masyarakat.     
     4.Perubahan jumlah dan jenis Instalasi ditetapkan oleh
         direktur sesuai dgn peraturan perundang undangan yg
         berlaku.


KOMITE  MEDIS      
1. Komite Medis adalah kelompok tenaga medis yg  Ke anggotaa nya  dipilih dari angota Staf Medis Fungsional
2.Komite Medis berada dibawah dan bertanggungjawab kepada direktur.
3, Komite Medis mempunyai tugas membantu direktur menyusun standar pelayanan dan memantau pelaksanaanya serta melaksanakan pembinaan etika profesi, mengatur kewenangan profesi anggota SMF serta mengembangkan program pelayanan pendidikan dan pelatihan  serta penelitian dan pengembangan.
4, Pembentukan Komite Medis RS milik Departemen Kesehatan ditetapkan dgn keputusan Direktur Jendral Pelayayan Medis atas usul   direktur utk masa kerja 3 tahun.               


STAF MEDIS FUNGSIONAL  ( SMF )

1.         SMF  adalah kelompok dokter yg bekerja di Instalasi dalam Jabatan  fungsional.
2.         SMF mempunyai tugas melaksanakan diagnosisi pengobatan,pencegagahan akibat penyakit, peningkatan dan pemulihan kesehatan, penyuluhan kesehatan, pendidikan dan pelatihan serta penelitian  dan pengembangan.
3.         Dlam melaksanakan tugas SMF dikelompokan sesuai dgn keahliannya
5.      Kelompok dipimpin oleh seorang ketua yg dipilih oleh anggotakelom pok utk masa bakti tertentu.
6.      Utk RS kelas A dan B  Pendidikan Ketua kelompok diangkat Oleh  Direktur Jendral Pelayanan Medik Dep.Kes.
7.      Utk RS kelas B non pendidikan, C dan D diangkat oleh Direktur



DEWAN PENYANTUN

1.      Dewan Penyantun adalah kelompok pengarah/penasehat yg keanggotaan terdiri dari unsur Pemilik RS, unsur Pemerintah dan Tokoh masyarakat
2.      Dewan Penyantun mengarahkan Direktur dalam melaksanakan Misi RS dengan memperhatikan kebijaksanaan yg ditetapkan oleh  Pemerintah
3.      Dewan Penyantun ditetapkan oleh Pemilik RS utk masa kerja 3 tahun

SATUAN PENGAWAS INTERN  ( SPI )

1.      SPI adalah kelompok fungsional yg bertugas melaksanakan  pengawasan terhadap pengelolaan sumberdaya  Rumah Sakit.
2.      SPI dapat dibentuk pada Rumah Sakit kelas A, B dan RS Swadana
3.      Spi ditetapkan oleh Direktur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar